Perjalanan Karirku

3 Sep 2009

Sejak lulus dari sebuah universitas swasta di kota dingin Malang, Jawa Timur tahun 1994, aku memberanikan diri pergi ke Jakarta. Dengan berbekal ijasah Sarjana Pertanian tersebut kutelusuri lekuk-lekuk ibukota dengan memasuki gedung-gedung pemerintahan. Ujian dan tes-tes masuk aku alami, tapi semuanya belum berkenan menerima diriku bekerja disana. Baik yang gagal di tes awal sampai pada yang gugur di tes akhir.
Aku tidak putus asa. Sambil bekerja serabutan, aku tetap rajin mencari tempat kerja yang nyaman dalam arti sesuai dengan study yang aku punyai. Maklum saat itu idealismeku masih kuat. Sampai akhirnya pada awal 1996 ada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang landscaping di kota Tangerang mau menerima aku menjadi karyawannya. Alhamdulillah, senang rasanya. Kondisi ini tidak berlangsung lama, karena sejak terkena gelombang krisis moneter, perusahaan tempat aku bekerja mulai oleng. Akhirnya aku memutuskan untuk loncat dan pada tahun yang sama 1998, aku kembali bekerja di sebuah kontraktor pertamanan dan ngesup di sebuah hotel berbintang di kawasan Kuningan, Jakarta. Disitu aku dipercaya mengurusi taman baik indoor maupun outdoor. Merasa kurang nyaman kerja di dalam hotel, aku kembali memutuskan untuk pindah lagi. Mungkin karena aku berasal dari desa kecil, jadi kurang cocok bekerja di hotel dan kembali lagi dapat kerja di perusahaan yang bergerak di bidang agrowisata di kawasan Bogor. Disana aku dipercaya memegang pembibitan tanaman dengan status tenaga kontrak.
Begitu kontrak kerja habis tahun 2000, aku langsung dapat kerja lagi di perusahaan agribisbis di Sukabumi. Disana aku bersama beberapa rekan mengelola perkebunan sayuran. Tetapi karena mungkin Tuhan berkehendak lain, aku keluar dari tempat kerja tersebut pada 2001. Akhirnya aku pulang kampung.
Sesampainya di kampung halaman aku berusaha menghimpun para pemuda di kampung untuk berkreasi. Dan saat itu kebetulan ada adik-adik mahasiswa yang ber-KKN di desaku, aku mengadakan lomba layang-layang.
Dari sini kemudian ada perhatian dari Dinas Pendidikan melalui Pendidikan Non Formal (PNF) yang saat itu masih bernama Pendidikan Luar Sekolah (PLS). Oleh mereka aku diajak bergabung mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Dengan berbekal honor yang cukup sedikit, aku memberanikan diri menikahi seorang gadis tetangga desa, dan dikaruniai seorang anak yang tampan.
Alhamdulillah, setelah sekian tahun ikut memberdayakan masyarakat, pada 2008 aku dikaruniai nikmat Illahi, aku diangkat menjadi CPNS dan ditugaskan di SKB Kabupaten Pati sampai sekarang. Tugasku selalu berhubungan dengan masyarakat, dari dulu sampai sekarang.


TAGS


-

Author

Follow Me