Pesona Banyutowo

14 Sep 2009

Di Kabupaten Pati bagian utara tepatnya di Kecamatan Dukuhseti terdapat pula sebuah pelabuhan yang cukup dikenal oleh masyarakat. Sudah tidak asing lagi, karena memang hampir separoh dari luas total kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Jepara ini berupa pantai, sehingga mata pencaharian sebagian warganya adalah petani nelayan.

Hal ini berkaitan dengan slogan Kabupaten Pati yaitu “Bumi Mina Tani”, yang oleh para pencetusnya dimaksudkan sebagai simbol wilayah Pati yang sebagian berupa areal pertanian dan sebagian lagi adalah areal pantai.

Pelabuhan Banyutowo mempunyai keunikan, dimana disitu terdapat jembatan yang menjorok ke laut, seakan mau menyamai “Jembatan Suramadu” Selain sebagai tempat menambatkan kapal-kapal nelayan, juga sebagai objek wisata bagi turis lokal. Di hari-hari libur kerja sering ramai dikunjungi orang, terutama mereka yang jenuh dengan pekerjaan rutinitas untuk melkukan refreshing dengan kegiatan memancing.

Di depan pelabuhan tersebut juga terdapat tempat pelelangan ikan (TPI), sehingga para wisatawan tersebut dapat dengan sempurna menikmati refreshingnya dengan memilih berbagai jenis ikan hasil tangkapan nelayan yang tentunya harganya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga di pasaran.

Selain objek wisata berupa pelabuhan dan TPI, tidak jauh dari situ juga terdapat sebuat sumur tua yang oleh sebagian masyarakat dipercaya membawa berkah pengobatan. Yaitu airnya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit.

Jika anda adalah seorang yang suka berkelana, maka akan sangat rugi bila tidak singgah di Banyutowo.


TAGS


-

Author

Follow Me