PNF Dan Kebutuhan Masyarakat

28 Sep 2009

Salah satu jalur pendidikan di Indonesia seperti tercantum dalam UU Sisdiknas adalah jalur pendidikan non formal. Sampai dengan sekarang, perkembangan dunia pendidikan non formal sudah sangat pesat, terlihat dengan maraknya program-program PNF yang ada dan diserap oleh masyarakat. Mulai dari program pendidikan anak usia dini, keaksaraan, kesetaraan A, B, C, sampai pada program life skill.
Dari beberapa program tersebut yang paling banyak diminati oleh masyarakat adalah life skill, yang antara lain adalah Kursus Wirausaha Desa, Kota, Kursus Para Profesi, Gender sampai pada Kelompok Pemuda Produktif. Setiap ada program tersebut, selalu diserbu masyarakat yang ingin mengenyam pendidikan ketrampilannya.
Disini bukan berarti program PNF lain terabaikan, tetapi justru merupakan pelengkap. Karena apa, setiap peserta kursus tersebut duprioritaskan yang mengalami DO dalam pendidikannya. Dengan demikian selain mengikuti program life skill, mereka juga bisa meneruskan pendidikannya di program kesetaraan.
Melihat antusiasnya masyarakat dalam program PNF tersebut dapat disimpulkan bahwa program PNF sudah dapat menyentuh kebutuhan masyarakat akan pendidikan. Ini realita, dan tugas kita sebagai pemerhati dan pelaku pendidikan non formal sudah saatnya untuk terus berusaha meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dengan terus mengembangkan model pembelajaran masyarakat.


TAGS


-

Author

Follow Me